Thursday, January 24, 2008

And now, the end is here
And so I face the final curtain
My friend, I'll say it clear
I'll state my case, of which I'm certain
I've lived a life that's full
I traveled each and ev'ry highway
And more, much more than this, I did it my way

Regrets, I've had a few
But then again, too few to mention
I did what I had to do and saw it through without exemption
I planned each charted course, each careful step along the byway
And more, much more than this, I did it my way

Yes, there were times, I'm sure you knew
When I bit off more than I could chew
But through it all, when there was doubt
I ate it up and spit it out
I faced it all and I stood tall and did it my way

I've loved, I've laughed and cried
I've had my fill, my share of losing
And now, as tears subside, I find it all so amusing
To think I did all that
And may I say, not in a shy way,
"Oh, no, oh, no, not me, I did it my way"

For what is a man, what has he got?
If not himself, then he has naught
To say the things he truly feels and not the words of one who kneels
The record shows I took the blows and did it my way!

Yes, it was my way

....sarwadasa baru...





...Alhamdulillah...konfron itu akhirnya berakhir dengan khabar gembira...aku
diyakni dengan jaminan bahawa pengorbanan yang tak berwajah ini takkan disia-sia...aku mengerti wahai sahabatku bahawa niatmu itu tulus dan murni...namun kalau ianya didasari untuk menguji ketahanan jiwa aku nyata kamu silap...hujahku satu...kalau itulah yang aku cari maka aku takkan berada di hadapanmu pada saat ini....kalau material menjadi kayu ukur kepada nilai kebahgiaan...ramai lagi di luar sana yang boleh menjadi sandar hidup aku....
aku cari bukan wang berkoyan;walau aku akui ia boleh membuat aku tersenyum....
yang aku cari seorang yang boleh menjadi teman kala aku perlu seseorang untuk mengisi ruang gelap di dalam hati ini...
yang aku cari seorang sahabat yang boleh menarik aku kembali ke landas yang sepatut pada saat pandu hidup ini mula cenderung untuk terbabas ke arah yang bertentang dan syukur selama waktu kita bersama aku kembali belajar menikmati hidup... kembali menerima kenyataan bahawa bertentang pendapat iut satu rahmat
...solusinya??? ..seandainya kamu terus berpegang pada hujahmu itu maafkan aku...bukan kerana aku degil unutk menerima pendapat...tapi atas rasa cinta pada perhubungan ini aku tiada jalan keluar melainkan untuk keluar dari hidup kamu buat selama lamanya...hanya satu jaminan aku pada kamu pada diri sendiri...aku tak pasti selama mana aku mampu bertahan waras untuk hidup sendiri di luar sana.....langsung???...maafkan aku kalau pernyataan itu membuat jantung kamu berdegup kencang...tapi kata kata itu satu pernyataan...namun hikmahnya atas pernyataan tiu langsung membuat kamu terus berubah pendirian....lantas perjanjian mutual ini kita akadkan...sepakat kata takkan ada antara kita yang 'kan terabai perasaan..biar ada insan lain terikat diantara hidup kita...terima kasih sahabat atas nafas baru ini...janji aku...aku akan bantu kamu mencapai impimu...